Friday, December 4, 2015

5 BESAR SELEKSI NASIONAL MICROSOFT INNOVATIVE EDUCATOR (MIE) 2015

Microsoft Innovative Educator


Dalam rangka menyongsong kemajuan di bidang teknologi dan informasi, Mocrosoft beberapa tahun ini telah mengadakan kompetisi tentang pembelajarn. Pembelajaran yang dimaksud adalah Pembelajaran Abad 21. 

Ciri-ciri pembelajaran Abad 21 adalah


  • Informasi (kapan dan di mana saja), dalam penerapan pembelajaran di kelas pembelajaran diarahkan untuk mendorong peserta didik untuk mencari tahu dari berbagai sumber, bukan hanya diberi tahu.
  • Otomasi (menjangkau segala pekerjaan rutin), artinya pembelajarahkan untuk mampu berpiikir analitis dalam pengambilan keputusan, bukan berfikir mekanistis (rutin).
  • Komputasi (lebih cepat memakai mesin), artinya pelaksanaan pembelajaran diarahkan untuk mampu merumuskan masalah (menanya) , bukan hanya menyelesaikan masalah (menjawab masalah yang ada.
  • Komunikasi (dari mana dan kapan saja), artinya pembelajaran menekankan pentingnya kerjasama dan berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah.

  • Seleksi MIE 2015


    Saat ini Kompetisi MIE 2015 di Indonesia sudah memasuki babak 5 besar Nasional. Salah satu Guru yang lolos di 5 besar tahun ini adalah Ibu Fita Sukiyani, S.Pd yang mengajar di SD Sumber 1, UPT Pelayanan Pendidikan Kecamatan Berbah, Kabuaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 
    Pada hari ini (4 Desember 2015) dalam rangka memenuhi persyaratan untuk seleksi nasional Ibu Fita Sukiyani, S.Pd telah melakukan publikasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, yang beliau laksanakan. Publikasi dilakukan minimal kepada 200 peserta. Publikasi dilakukan di hadapan guru-guru se UPT Kecamatan Berbah baik guru kelas, maupun guru mata pelajaran. 
    Dalam pemaparannya, Ibu Fita menjelaskan bagaimana cara pelaksanaan pembelajaran Abad ke-21. Dimana anak-anak bebas menentukan sumber belajar karena informasi bisa diperoleh dari manapun. Anak-anak dalam hal ini belajar tentang bangun datar, siswa menggunakan komputer (Microsoft Paint) untuk menggambar bangun-bangun datar. Ternyata pembelajaran seperti ini membuat siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. 
    Dari peserta yang tinggal 5 orang guru ini, nantinya hanya akan dipilih seorang guru yang akan mewakili Indonesia di Budapest, Hongaria. Seleksi lebih lanjut akan diadakan di Jakarta mulai tanggal 9-11 Desember 2015. Dengan adanya kompetisi seperti ini harapannya dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia pada umumnya. 



    No comments:

    Post a Comment