Monday, November 30, 2015

RESMI: PENDAFTARAN CPNS DIBUKA KEMENPAN

 Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2016 akhirnya telah resmi dibuka. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyatakan moratorium rekrutmen CPNS pada 2016 sifatnya terbatas. Artinya, masih ada formasi tertentu yang dibuka lantaran sejumlah instansi masih sangat membutuhkan pegawai baru.Informasi ini kami kutip dari pidipedia.com.
“Moratorium bukan berarti tidak menerima pegawai baru sama sekali. Koridornya masih di moratorium terbatas dan jumlah yang diangkatkan pun sangat sedikit karena hanya menggantikan yang pensiun saja,” kata Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Bambang Dayanto Sumarsono kepada JPNN, Rabu (4/11).
Sumber gambar: http://soaltescpns.info
Rencananya, formasi yang dibuka adalah tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan penegak hukum. Adapun tenaga kesehatan terdiri dari bidan PTT, dokter PTT, perawat, tenaga kesehatan lainnya. Kuota yang disiapkan sekitar 42 ribu.

“Untuk tenaga kesehatan bidan PTT dan dokter PTT, Kemenkes harus berkoordinasi dengan pemda,”ujarnya.

Formasi tenaga pendidik diprioritaskan untuk guru 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Jumlahnya, sekitar 3.000-an. Formasi tenaga penegak hukum sekitar 1.000-an.

“Guru 3T akan diprioritaskan. Berapapun yang diajukan Kemdikbud untuk 3T akan diberikan karena ini mendukung program presiden,” ujarnya.

Selain tiga formasi tersebut, pemerintah juga mengalokasikan untuk lulusan sekolah ikatan dinas sekitar 5.000-an. Sekolah ikatan dinas ini, antara lain, Sekolah Tinggi Sandi Negara milik Lemsaneg, Sekolah Tinggi Intelegen (BIN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (BPS), serta sekolah untuk penjaga sipir/lapas dan imigrasi (Kementerian Hukum dan HAM).
Selain itu, ada juga sekolah D2 dan D3 Perpajakan milik Kementerian Keuangan, sekolah pengamat gunung berapi (BMKG), dan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN)
Jadi terutama bagi Guru, Tenaga kesehatan yang mau mendaftar persiapkan dengan sungguh-sunggu
Berita Terkait:
- FORMASI CPNS 2016 DAN PENGUMUMAN NYA

Sunday, November 29, 2015

FORMASI CPNS 2016 DAN PENGUMUMAN NYA

Info Terbaru

Info terbaru Seleksi CPNS tahun 2016 akan segera dibuka dengan jumlah formasi sebanyak 230 ribu orang, sudah tentu info yang memuat tentang kabar tes CPNS 2016 akan banyak dicari mulai dari tahap awal yakni pengumuman bukaan formasi CPNS 2016 yang akan dimulai bulan Maret sesuai dengan yang direncanakan dan juga lowongan CPNS 2016 hingga nanti pada akhirnya tiba jadwal pelaksanaan tes CPNS 2016 sampai pengumuman hasil kelulusan melalui web menpan sebagai Panselnas (panitia seleksi nasional) ataupun juga di sscn.bkn.go.id
Formasi CPNS akan diisi oleh Pelamar Umum mupun Honorer dengan jumlah masing-masing daerah yang pastinya berbeda-beda. CPNS dipuruntukkan bagi Tenaga Kependidikan, Tenaga Kesehatan, dan Aparat Penegak Hukum. 

Formasi Honorer k2


Untuk jumlah formasi yang rincian khusus dibuka untuk honorer k2 sudah resmi diumumkan oleh Menpan dengan jumlah untuk bukaan awal di tahun 2016 itu yakni sejumlah 110 ribu orang merupakan 1 bagian dari 4 tahapan pengangkatan tenaga honorer hingga 2019 (Info formasi: www.cpns2016.com).

Formasi Pelamar Umum

Formasi lainnya berjumlah 120 ribu orang diperuntukkan bagi CPNS untuk jalur pelamar umum, Bidan PTT (pegawai tidak tetap) dan juga sekolah kedinasan, mengenai detailnya tunggu update Info CPNS 2016 Menpan Panselnas di SSCN.BKN.Go.Id. 

Pengumuman Hasil Seleksi 

Khusus info pengumuman sebenarnya sudah bisa diterka pada saat tes seleksi berlangsung karena yang akan lulus adalah yang memperoleh perankingan tertinggi dengan syarat nilai yang akan diranking tersebut masuk standar minimal passing grade CPNS 2016 hanya saja pada saat seleksi semua nilai diumumkan secara terpisah sehingga yang telah memperoleh nilai dengan total nilai cukup besar mesti bersabar menantikan pengumuman resmi yang akan dipublish secara online melalui website resmi pengumuman CPNS 2016.

Dari kajian Info CPNS 2016 diatas maka ada banyak informasi mengenai tes CPNS tahun 2016 yang harus selalu diikuti perkembangannya karena jika sampai ketinggalan informasi bisa dipastikan kita akan kehilangan kesempatan untuk bisa bersaing dalam ajang seleksi pegawai negeri yang berlangsung hanya setahun sekali ini.





Saturday, November 28, 2015

MOBIL MURAH UNTUK GURU, PEGAWAI PNS DAN HONORER DP Rp. 800.000,-


Bagi guru dan pegawai lainnya, ada kabar gembira, ada promo menarik dari Toyota. dengan hanya bermodal 800 ribu rupiah, anda sudah bisa membawa pulang satu unit mobil baru.Menarik bukan? 
Promo ini kami persembahkan untuk pegawai negeri. Baik itu PNS Pemprov, Pemkab, bidan, guru, staff, dan honorer. Khusus di bulan November dan Desember 2015," kata Riansyah, Sales ExecutiveAgung Toyota Pal 10 Jambi kepada VIVA.co.id, Jumat 26 November 2015.(viva.co.id)
Selain Toyota Agya, ada juga Toyota Avanza dengan DP terjangkau. Persyaratan untuk promo akhir tahun ini juga tidak sulit. "Syarat wajibnya hanya dengan menunjukan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)," kata Rian. Jadi yang belum punya NPWP terpaksanya harus gigit jari.
Untuk mendapatkan berbagai kemudahan membawa pulang mobil Toyota dengan DP terjangkau, PNS di Jambi bisa hadir padalaunching Toyota All New Innova di Mal WTC Jambi, Sabtu 28 November 2015.
Berikut DP dan angsuran Ringan Buat PNS :

Toyota Agya

untuk Toyota Agya, berikut angsurannya: 

- DP Rp800 ribu, angsuran Rp10 jutaan (12 bulan)- DP Rp900 ribu, angsuran Rp 5,7 jutaan (24 bulan)
- DP Rp1 juta, angsuran Rp4,3 juta (36 bulan)
- DP Rp5 jutaan, angsuran Rp3,5 juta (48 bulan)
- DP Rp9 jutaan, angsuran Rp3,1 juta (60 bulan)


Toyota Avanza

untuk Toyota Avanza, berikut angsurannya: 

-DP Rp13 jutaan, angsuran Rp6,5 juta (36 bulan)-DP Rp10 jutaan, angsuran Rp5,5 juta (48 bulan)
-DP Rp8,8 juta, angsuran Rp5,1 juta (60 bulan)

Tapi sayang, promo ini tidak berlaku di seluruh Indonesia. Promo ini hanya berlaku di Provinsi Jambi saja. Jadi ya, tidak usah iri ya? Semoga nanti promo ini sampai pada daerah-daerah di seluruh Indonesia. 


Friday, November 27, 2015

PPGJ 2015 UNTUK SERTIFIKASI MOLOR?

Mendapat tunjangan profesi tentunya merupakan dambaan bagi seorang guru mengingat kebutuhan hidup yang semakin meningkat. Untuk mendapatkan tunjangan tentunya seorang guru harus mendapatkan sertifikat profesi terlebih dahulu. 
Berbicara masalah sertifikasi, tentu tidak lepas dari cara memperolehnya. Salah satu syarat menjadi guru profesional yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah guru harus memiliki sertifikat pendidik. Implementasi dari amanat tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2014 melalui beberapa pola sertifikasi bagi guru dalam jabatan. Tahun 2009 dilaksanakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi lulusan program S-1 Kependidikan dan Non Kependidikan, dan tahun 2011 dilaksanakan Pendidikan Profesi bagi Guru Dalam Jabatan.
Mulai tahun 2015, perolehan sertifikat pendidik bagi guru dalam jabatan yang memenuhi persyaratan dilakukan melalui Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPGJ). Sertifikasi guru melalui PPGJ tersebut menggunakan pola Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan beberapa penyesuaian. Penyesuaian yang dilakukan tetap mengacu pada standar yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan yang melandasi pelaksanaan PPG.

Jadwal PPGJ

Berdasarkan buku pedoman sertifikasi guru tahap PPGJ untuk tahun 2015 halaman terakhir, menuliskan bahwa Agustus - November 2015 pelaksanaan PKM? 
Tapi sekarang sudah tanggal 27 November 2015 tapi belum ada tanda-tanda tentang PPGJ. Apakah ini pertanda akan molornya pelaksanaan PPGJ?

Entahlah, mungkin pemerintah ingin menghabiskan terlebih dahulu untuk PLPG nya yang sekarang ini masih berlangsung. Semoga saja program-progra pemerintah yang telah dijadwalkan akan dapat dilaksanakan tepat waktu. 

Berita Terkait: 

Thursday, November 26, 2015

GAJI GURU INDONESIA PALING RENDAH

Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakri seperti dikebiri.... 
Sumber gambar: Tribunnews

Masih ingatkah tentang dengan lirik lagu tersebut? Yah, cukup untuk menggambarkan bagaimana tentang kesejahteraan guru di Indonesia yang seakan kurang dihargai di masa lalu. Tetapi apakah sekarang guru di Indonesia itu sudah berubah? 
Meskipun sekarang sudah ada tunjangan sertifikasi, namun sepertinya baru beberapa persen yang menerimanya, itupun dengan persyaratan yang berbelit-belit mulai dari data Dapodik yang harus sesuai, pemberkasan manual bahkan ibarat guru yang bersertifikasi itu tidak boleh sakit karena sakit satu hari saja maka tunjangan satu bulan tidak diberikan. 

Guru Bersertifikasi vs Guru Honorer

Guru bersertifikasi memang sedikit lebih sejahtera dengan tunjangan satu kali gaji. Lha untuk yang masih honorer bagaimana???? yang seperti yang kita tahu guru Honorer di Indonesia mencapai 45% dengan gaji yang di bawah UMR. rata-rata gaji guru honorer berkisar 300 ribuan. sebuah angka yang sangat jauh dari layak. 

Guru vs Buruh

Sudah sering kita dengar banyak buruh berdemo meminta kenaikan upah. kalau kita bandingkan antara buruh dengan guru untuk yang PNS itupun hampir sama bahkan kalau di kota-kota besar gaji buruh bisa lebih tinggi. apalagi jika dibandingkan dengan guru honorer, sampai-sampai kita mengelus dada. Guru Honorer dengan pendidikan S1digaji Rp. 300.000,- per bulan. Buruh dengan pendidikan SMP-SMA bisa mencapai 2 juta per bulan. Maaf bukan bermaksud untuk merendahkan buruh, tapi bisa kita lihat bagaimana penghargaan pemerintah terhadap guru. 

Guru Indonesia vs Guru Luar Negeri 

Gaji guru di berbagai negara di dunia

Belum lagi kalau kita bandingkan dengan gaji guru di Luar Negeri. Masya Allah..... sungguh sangat jauh tertinggal. Berikut perbandingan gaji guru di berbagai negara (2014): 
1. Swiss US$ 68.820/tahun
2. Belanda US$ 57.870/tahun
3. Jerman US$ 53.730/tahun
4. Belgia US$ 51.470/tahun
5. Korea US$ 47.340/tahun
6. Irlandia US$ 47.300/tahun
7. Jepang US$ 45.930/tahun
8. Australia US$ 44.000/tahun
9. Finlandia US$ 42.810/tahun
10. Denmark US$ 41.710/tahun
11. Spanyol US$ 41.520/tahun
12. Amerika Serikat US$ 41.460/tahun
13. Inggris Raya US$ 41.910/tahun
14. Austria US$ 37.410/tahun
15. Selandia Baru US$ 34.760/tahun
16. Portugal US$ 34.590/tahun
17. Perancis US$ 33.570/tahun
18. Norwegia US$ 33.130/tahun
19. Slovenia US$ 32.480/tahun
20. Swedia US$ 31.610/tahun
21. Italia US$ 31.460/tahun
22. Islandia US$ 29.480/tahun
23. Yunani US$ 25.750/tahun
24. ISrael US$ 19.550/tahun
25. Republik Ceko US$ 18.610/tahun
26. Turki US$ 17.180/tahun
27. Chili US$ 16.410/tahun
28. Brazil US$ 14.840/tahun
29. Hungaria US$ 14.760/tahun
30. Indonesia US$ 2.830/tahun
Sumber : liputan6.com

Gaji guru di negara Asean 

Bila dibandingkan dengan negara tetangga, ternyata gaji guru di Indonesia pun masih kalah. Kalah dari Singapura, Malaysia, Brunai, bahkan dari Filipina. 

yah, semoga kedepannya, pemerintah lebih mensejahterakan guru. mengingat pendidikan meripakan pilar utama masa depan bangsa. 
(Kyo)

Wednesday, November 25, 2015

UPACARA HARI GURU DI BERBAH SLEMAN

Pelaksanaan Upacara

Pada hari ini 25 November 2015 dunia pendidikan memperingati hari guru. Semua anggota PGRI mengikuti upacara. Tidak terkecuali guru-guru di Berbah Sleman Yogyakarta ini. Para guru sangat antusias mengikuti upacara ini. 

Guru TK, SD, SMP dan SMK, UPT Yandik Berbah serta pejabat-pejabat pemerintah kecamatan Berbah turut hadir termasuk Ibu Camat Berbah Ibu Dra Tina Hastani, MM yang bertindak sebagai pembina upacara pagi tadi. 


Dalam amanatnya Dra Tina Hastani, MM menyampaikan sambutan dari Ketua PGRI Drs. Sulistyo, M.Pd. 
Berikut sambutannya : 

Sambutan Ketua PGRI 

Dengan lahirnya PGRI, maka segala bentuk perbedaan dan potensi perpecahan kelompok guru sepakat untuk dihapuskan. Ketika itu, puluhan organisasi guru sepakat membentuk satu-satunya organisasi profesi guru, yaitu PGRI, untuk kemudian membangun kekuatan bersama antaranggota, agar kuat dan berwibawa untuk mengawal mutu pendidikan dan memperjuangkan profesi guru dan tenaga kependidikan pada umumnya.

Tahun ini, tepat tujuh puluh tahun usia PGRI, usia yang matang sebagai organisasi profesi, organisasi perjuangan, dan organisasi ketenagakerjaan yang dikenal sebagai jati diri organisasi sejak awal berdirinya tahun 1945. Perayaan ke-7 dasawarsa kali ini dirayakan dengan berbagai kegiatan untuk memantapkan PGRI sebagai organisasi profesi guru dengan puncak acara di tingkat nasional akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2015 di Stadion Utama, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta yang dihadiri oleh 100.000 (seratus ribu) guru dan tenaga kependidikan dari seluruh Indonesia.

Kita patut bersyukur bahwa Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 telah menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Penetapan ini bukanlah suatu kebetulan historis, melainkan sebuah pengakuan bahwa sejarah perjuangan PGRI merupakan perjuangan sistematis dan komprehensif bagi seluruh guru. Pengakuan itu, kini semakin diperkuat karena hari kelahiran PGRI sebagai HGN telah ditetapkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Sampai saat ini banyak pihak berharap agar PGRI tetap berfungsi seperti awal berdirinya 70 tahun lalu, yaitu dijadikan sebagai satu-satunya organisasi profesi guru Indonesia yang menaungi dan berjuang bagi para guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Saudara-saudara, para guru anggota PGRI yang berbahagia, 

Tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2015 dan Hari Ulang Tahun ke-70 PGRI adalah, "Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat." Tema ini menunjukkan bahwa PGRI harus selalu membangun kekuatan dan kebersamaan untuk mewujudkan guru profesional, sejahtera, dan bermartabat untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. PGRI menyadari, tidak ada kemenangan tanpa kekuatan. Tidak ada kekuatan tanpa persatuan. Tidak ada persatuan tanpa berhimpun dan berserikat secara profesional untuk kepentingan pembangunan bangsa.

Sebagai organisasi profesi guru, PGRI telah memiliki instrumen penting sebagai bingkai mentalitas dan moralitas guru dalam bekerja yaitu Kode Etik Guru dan Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI). Sejak tahun 1973 PGRI telah memiliki Kode Etik Guru yang pada tahun 2008 disesuaikan dengan ketentuan yang dipersyaratkan perundang-undangan dan terakhir disempurnakan pada tahun 2013.

Sejalan dengan itu, PGRI telah membentuk pengurus DKGI di setiap provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk menegakan Kode Etik Guru. Implementasi Kode Etik Guru secara konsekuen menuntun perilaku moral guru Indonesia ke arah guru yang profesional, sejahtera, terlindungi serta bermartabat.

Para guru anggota PGRI yang saya hormati,

Di penghujung tahun 2015 para pemimpin negara-negara ASEAN telah bersepakat untuk memberlakukan suatu komunitas baru yang disebut dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean akan membentuk suatu tatanan baru bagi bangsa-bangsa di kawasan ASEAN. Sebagai konsekwensi pemberlakuan MEA maka akan terjadi arus bebas pasar tenaga kerja, barang, jasa, modal dan investasi di antara negara-negara ASEAN.

Kondisi ini akan menjadi peluang dan sekaligus tantangan yang harus dihadapi oleh segenap bangsa Indonesia, khususnya para guru anggota PGRI yang mempunyai peran sentral datam membangun bangsa. PGRI sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan tiada hentinya berusaha meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. PGRI juga akan tetap mendorong dan bersama pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan lainnya.

PGRI selalu mendorong pemerintah agar memberikan penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial, sebagaimana dinyatakan oleh Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 dan tidak terlambat dalam memenuhi hak-hak guru. PGRI telah dan akan terus menunjukkan komitmen mengawal dan memperjuangkan kebijakan pendidikan dan guru agar semakin baik. Saat ini, PGRI tetap mengawal berbagai perubahan peraturan perundang-undangan tentang guru dan tenaga kependidikan, seperti pengaturan tentang pelaksanaan sertifikasi guru, UKG, pengaturan penghasilan minimum guru non-PNS, dan perubahan Permenegpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru.

Sejumlah usul PGRI dimaksud telah mendapatkan respon dari pemerintah, namun belum ada kepastian tentang imptementasinya.

Hadirin yang berbahagia,

Mengakhiri sambutan ini, saya mengajak para guru, dosen, dan tenaga kependidikan untuk mengamalkan jati diri PGRI, melaksanakan Kode Etik Guru, dan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalisme dengan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat. Kepada pemerintah dan masyarakat kami mintakan bantuannya untuk memberikan kesempatan terbaik kepada para guru untuk melaksanakan tugas profesionalnya.

Akhirnya, kami ucapkan selamat Hari Guru Nasional dan HUT ke-70 PGRI kepada para guru di seluruh tanah air, semoga pengabdian kita akan memberikan makna bagi bangsa dan negara serta kemanusiaan, serta sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Aamiin.

Selamat Berjuang !, Hidup Guru !, Hidup PGRI !, Solidaritas !

Billahi Taufik Walhidayah,Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

                                                                                                    25 November 2015
                                                 
                                                                                                    Ketua Umum PB PGRI,


                                                                                                    Dr. H. Sulistiyo, M.Pd.
Download Sambutan : di sini

Di akhir amanatnya Ibu Camat mengucapkan selamat dan apresiasinya atas Grup paduan suara PGRI Kecamatan Berbah yang dapat menyabet juara 3 Koor tingkat kabupaten yang dilangsungkan beberapa waktu lalu, selain itu juga mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya terhadap semua guru yang telah berprestasi. 
Grup Paduan Suara PGRI Berbah

Demikian info yangdapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. 
Selamat Hari Guru. Jayalah Pendidikan Indonesia!

Tuesday, November 24, 2015

SAMBUTAN MENDIKBUD DALAM RANGKA HARI GURU TAHUN 2015

Hari Guru 2015

     Hari ini tanggal 24 November 2015, berarti besok tanggal 25 November 2015 (kalau jadi...he2).... Tanggal 25 tentu tidak asing lagi bagi dunia pendidikan. Dunia pendidikan akan memperingati Hari Guru. Guru merupakan ujung tombak dari pendidikan, jadi sangat wajar bila Hari Guru diperingati setiap tahunnya. 
    Oke, sesuai Judul diatas, berikut sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam peringatan Hari Guru 2015 yang bisa jadi acuan untuk Amanat dalam upacara. 


KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA 


SURAT MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNTUK GURU INDONESIA DI PERINGATAN HARI GURU TAHUN 2015 
Assalamu’alaikum Wr. Wb. 
Ibu dan Bapak Guru yang saya muliakan, Semoga Ibu dan Bapak Guru berada dalam kondisi sehat, bahagia dan selalu dalam lindungan-Nya. Di Hari Guru ini, izinkan saya atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas semua pengabdian Ibu dan Bapak Guru. Tugas dan tanggung jawab Ibu dan Bapak Guru amat besar, namun izinkan saya menyampaikan bahwa tanggung jawab besar ini janganlah dipandang sebagai beban tapi sebagai kehormatan. Ibu dan Bapak Guru mendapat kehormatan untuk menumbuhkan generasi baru yang tercerdaskan. 
Ibu dan Bapak Guru sekalian, Republik ini dirintis dan didirikan oleh kaum terdidik. Mereka adalah generasi baru di zamannya yang merasakan pengajaran, pendidikan dan pencerahan. Mereka sangat sadar atas manfaat langsung pendidikan dan karena itulah mencerdaskan kehidupan bangsa mereka tetapkan sebagai sebuah amanah yang harus ditunaikan. Sebuah pesan tegas bahwa kunci kemajuan bangsa ini ada pada kualitas manusianya. 
Ibu dan Bapak Gurulah yang berada di garda terdepan mewakili seluruh bangsa dalam menjalankan amanah itu. Tiap tutur, tiap langkah dan tiap karya Ibu dan Bapak Guru adalah ikhtiar untuk mencerdaskan bangsa. Orangtua, yang adalah pendidik pertama dan utama, dan pun mereka memercayakan pada Ibu dan Bapak Guru untuk turut mendidik anak-anaknya. Mari kita ingat pula, mereka bukan sekadar anak-anak, namun mereka adalah wajah masa depan bangsa ini. Ibu dan Bapak Gurulah orang pertama yang berkesempatan melihat dari dekat wajah masa depan negeri ini. Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati, Ki Hadjar Dewantara menyebut tempat belajar sebagai taman. Istilah itu meneguhkan tekad bahwa pendidikan memang harus menjadi sebuah proses pembelajaran menyenangkan walau penuh tantangan. Pendidikan tidak boleh terasa sebagai penderitaan. Sekolah harus terasa menyenangkan. 
Sekolah menyenangkan adalah sekolah di mana semua ikut terlibat, baik guru, siswa maupun orangtua ikut mendukung pembelajaran bersama dan menjadi teladan bagi komunitasnya. Sekolah menyenangkan adalah sekolah yang memberikan pembelajaran bermakna, bermanfaat dan relevan dengan kehidupan siswa serta kebutuhan masyarakat. Sekolah menyenangkan bukanlah sekolah tanpa tantangan, melainkan justru sekolah yang memberikan ragam pilihan dan tingkatan tantangan kepada guru dan siswa yang juga beragam. Sekolah menyenangkan hanya bisa terjadi bila guru pun terus belajar, serta terus berkarya. Karya-karya Ibu dan Bapak Gurulah yang akan terus mengembangkan senyum anak-anak kita. Karya-karya Ibu dan Bapak Guru yang membuat lonceng masuk sekolah layaknya pertanda dimulainya sebuah petualangan menyenangkan di sekolah. 
Untuk mengimbangi keteguhan guru dalam berkarya, pemerintah juga berikhtiar akan terus memberikan ruang bagi guru untuk terus berkarya, untuk mengembangkan diri. Mari kita terus mengembangkan diri secara mandiri maupun secara bersama-sama. Pemerintah menyadari bahwa masih ada berbagai pekerjaan rumah terkait Guru yang harus kami tuntaskan. Insya Allah itu semua akan terus menerus kami perbaiki. Di saat yang sama mari kita sama-sama memastikan bahwa semua ikhtiar kita benar-benar dipusatkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, menumbuhkan semua potensi anakanak kita hingga mereka bukan sekadar bisa meraih, tapi bisa melampaui cita-citanya. 
Dalam kesempatan peringatan Hari Guru ini saya ingin mengajak Ibu dan Bapak Guru untuk sama-sama menunjukkan pada bangsa tercinta ini bahwa guru Indonesia adalah guru pembelajar. Guru yang selalu hadir sebagai pendidik dan pemimpin bagi anak didiknya. Guru yang hadir mengirimkan pesan harapan. Guru yang makin menjadi contoh tentang ketangguhan, optimisme dan keceriaan. Mari kita teguhkan ikhtiar Ibu dan Bapak Guru, ikhtiar kita bersama untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kita terus belajar dan mengembangkan diri bukanlah untuk pemerintah, bukanlah untuk kepala sekolah, dan bukanlah untuk kantor dinas, tapi memang sejatinya setiap pendidik adalah pembelajar. 
Mari sama-sama kita kirimkan pesan kepada seluruh komponen bangsa ini, bahwa guru mulia karena karya! Hanya dari guru yang terus belajar dan berkarya akan muncul generasi pembelajar sepanjang hayat yang terus menerus berkontribusi pada masyarakat dan lingkungannya. Pada setiap kata yang kami tuliskan, ada pahala guru. 
Pada setiap karya yang kami lakukan, ada sidik jari jasa guru. Apresiasi kami bagi seluruh Guru, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan, atas semua inspirasi dan karya yang dipancarkan di ruang-ruang pembelajaran. Dengan rendah hati atas nama pemerintah, saya ingin kembali sampaikan rasa hormat dan terima kasih sedalamnya. Selamat Hari Guru dan selamat berkarya! Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 

Salam hangat, 

Anies Baswedan

Sumber: Kemdikbud.go.id

Monday, November 23, 2015

LAGU PEMBELAJARAN UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN

Selamat berjumpa lagi para pembaca sekalian. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Lagu Pembelajaran. 

Dunia Pendidikan menyarankan agar para guru dalam mengajar harus menerapkan prinsip PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. 

Guru diharapkan dapat melakukan pengembangan, modifikasi, improvisasi atau mencari strategi atau metode lain yang dipandang lebih tepat. Karena pada dasarnya tidak ada strategi yang paling ideal/baik. Masing-masing strategi memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Hal ini sangat tergantung pada beberapa faktor, seperti tujuan yang hendak dicapai, pengguna strategi (guru), ketersediaan fasilitas, kondisi peserta didik dan kondisi lainnya.


Aplikasi strategi PAIKEM harus bersifat variatif. Sekian banyak model strategi PAIKEM seharusnya tidak diterapkan secara tunggal, melainkan harus dikombinasi antara satu strategi dengan strategi lainnya. Kombinasi dua strategi atau lebih ini sangat menopang ketuntasan pencapaian tujuan optimal. Pemilihan dua atau lebih strategi dalam satu proses pembelajaran harus melihat dan mencermati Kompetensi Dasar disampaikan. Disamping itu, kombinasi dua strategi atau lebih ini sangat sesuai dengan prinsip dasar PAIKEM, yakni, pembelajaran serba variasi. Proses pembelajaran harus menggunakan variasi metode, variasi strategi, variasi media, dan variasi sumber belajar.
Salah satu hal yang dapat mendukung untuk menciptakan prisip itu dengan memberikan lagu pembelajaran pada saat proses belajar mengaja (PBM). 
Berikut ini contoh lagu pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran IPA kelas IV materi Rangka. 

Lirik lagu tersebut merupakan gubahan dari lagu bintang kecil yang tentunya sudah sangat familiar dengan anak-anak, sehingga mudah untuk diterapkan. 
Berikut Lirik/Teks nya: 


NAMA TULANG 
(Nada: Bintang Kecil) 


DAHI, BAJI, RAHANG DAN PELIPIS
DADA, RUSUK, SELANGKA, BELIKAT
LENGAN ATAS, HASTA DAN PENGUMPIL 
TULANG PAHA, TULANG KERING, TULANG BETIS 


ITU HANYA SEBAGIAN SAJA
MASIH BANYAK, TULANG YANG LAINNYA
KITA HARUS RAJIN MERAWATNYA
DENGAN MAKAN, MAKANAN BERKALSIUM...


Demikian ulasan saya kali ini, semoga bermanfaat.

PERATURAN SERTIFIKASI GURU 2016

Sumber Gambar: http://fajar.co.id

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (P2TK3 Kemdikbud), Sumarna Surapranata mengatakan, tunjangan profesi guru akan semakin diperketat pada satu Januari 2016.

Artinya, tunjangan profesi guru yang sudah berjalan selama ini sedang dievaluasi dan dibenahi kembali karena tidak sesuai dengan yang diperuntukan. Mulai 2016 tunjangan akan dilihat dari kinerja guru.
Menurut Pranata, pemberian uang tunjangan profesi dievaluasi karena selama ini tidak tepat sasaran. Banyak guru yang tidak memilki kompentensi mengajar yang memperoleh tunjangan lebih tinggi daripada yang memilki kompentesi tersebut
Bahkan ada yang lebih rendah karena bemberian tunjangan hanya dilihat dari lama mengajar. Maka, kedepannya akan kembali diperketat namun masih tetap mengunakan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN ARB) nomor 16 tahun 2009 tentang fungsional jabatan guru.

Pranata menyebutkan, kompotensi guru akan dibenarkan. Karena banyak guru yang kinerjanya rendah. Maka, ketika uji kompetensi dasar (UKG) banyak yang dibawah standar nasional 48.00 persen.
Berdasarkan data, UKG dilakukan, masih ada sebagian guru yang tidak dapat menjawab dan mengerjakan soal. Dapat disimpulkan ada guru yang dari 100 nomor soal jawab benarnya hanya tujuh bahkan ada yang satu nomor benar.

Mayorotas guru mendapatkan skor dibawah enam, jika mengunakan skala satu hingga 10. Namun, meskipun UKG rendah tunjangan profesi guru tetap diterima, sehingga tunjangan mesti perlu dibenahi.
"Saya katakan guru kita bukan tidak pintar, tetapi mereka masih perlu di tingkatkan lagi pelatihannya dan kembali di perketatpemberian tunjangan profesi guru," ujar Pranata di Kemdikbud, Jakarta, Kamis, (11/6).
Dia menambahkan, hal-hal yang perlu dibenahi adalah, mulai dari sertifikasi, pengingkatan kompetensi, dan pemberian tunjangan profesi. Tiga hal tersebut perlu dikaji ulang agar penjerimanya sesuai dengan yang diperuntukan.
Karena sejauh ini, guru yang bermasalah dengan UKG adalah guru yang mengajar tidak tetap. Seperti guru non PNS yang tidak lulus serjana karena memiliki nilai rata-rata kurang dari standar nasional yang ditetapkan.

Pembinaan yang dimaksud Pranata adalah, guru yang secara UKG masih rendah akan diberi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dengan mengikuti pelatihan-pelatihan .
"Masa guru yang nilainya di bawah 7,5 mendapat tunjangan sama dengan yang diatas 7,5. Inti harus dibenahi," kata Pranata.

Sementara, untuk guru daerah garis depan. Pranata menyebutkan akan diutus lagi pada akhir Desember. Karena program Guru Garis Depan (GGD) adalah program unggulan Kemdikbud untuk lima tahun kedepan.

Sejauh ini, Kemdikbud telah mengutus 798 orang guru ke daerah 3T yang meliputi terluar, tertinggal, dan terdepan untuk menjadi pendidik yang baik dan meneruskan regenerasi. Karena pada umumnya, yang menjadi GGD adalah tenaga pendidik yang memiliki kualitas, dan telah lolos sejumlah seleksi.

Pranata menjelaskan,tujuan diadakan GGD untuk, mengatasi kekurangan guru di daerah tertentu. GGD adalah prekrut yang permanan. Mereka ditempatkan sesuai dengak kebutuhan daerah dan sistemnya menetap. Jika ada yang kembali ke daerah asal atau kembali ke kota. Konsekuensinya akan dipecat.

Sebab semua GGD adalah calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang merupakan abdi negara yang siap ditempatkan dimana saja dan kapan saja."Mereka dipilih dari yang terbaik untuk membangun daerah 3T, dan akan menetap, bukan dikontrak," ujarnya.